Flag Counter

Forum Silaturahmi Ormawa Psikologi UPI dengan Ormawa Psikologi UNP

Forum Silaturahmi Ormawa Psikologi UPI dengan Ormawa Psikologi UNP

            Pada 25 Juli 2021 tepatnya pada pukul 20.00 WIB, ormawa jurusan Psikologi dari dua universitas mantan IKIP yaitu UPI dan UNP melakukan silaturahmi yang berisi diskusi dan bincang-bincang santai melalui via aplikasi zoom. Acara ini dimoderatori oleh dosen pembimbing ormawa Psikologi UNP, acara dibuka dengan kata sambutan dari kedua dosen pembimbing ormawa lalu disambung dengan kata sambutan ketua BEM dan ketua DPM Psikologi UPI dan sambutan dari ketua HMJ UNP.

            Acara berlanjut dengan sesi perkenalan dari kedua ormawa,  HMJ UNP memperkenalkan 6 departemen yang ada beserta dengan ketuanya. Ketua HMJ UNP menyampaikan juga keanggotaannya yang berjumlah total 36 orang. Saat ini kepengurusan yang sedang berlangsung  dipegang oleh angkatan 2018. Sesi perkenalan dilanjutkan oleh BEM KEMA Psi UPI dengan memperkenalkan 6 departemen, 1 biro dan 2 divisi yang ada dengan total anggota 81 orang. Sesi perkenalan berjalan dengan baik, para ketua departemen, divisi, dan biro yang hadir saling memperkenalkan dirinya.

            Sejalan dengan jumlah keanggotaan diantara kedua ormawa yang memiliki perbedaan yang cukup jauh menarik perhatian BEM KEMA Psi UPI, pihak BEM menanyakan bagaimana keanggotaan dengan jumlah 36 orang tersebut dapat memenuhi semua kebutuhan program kerja dan keberjalanan organisasi tersebut?. Pertanyaan ini disambut baik oleh ketua HMJ Psi UNP, ia memaparkan bahwa mereka lebih memprioritaskan orang-orang dengan komitmen tinggi untuk bergabung bersama mereka, lalu untuk keberlangsungan program kerja mereka mengadakan open recruitment untuk memenuhi kebutuhan panitia. Jawaban tersebut menjadi catatan tersendiri bagi BEM KEMA Psi UPI untuk dijadikan catatan kedepannya.

            Organisasi tidak pernah luput dari yang dinamakan oleh rekrutmen, setiap perekrutan jelas akan diiringi oleh persyaratan, sehubung dengan itu timbul rasa penasaran dari ketua BEM KEMA Psi dengan bagaimana persyaratan yang diberikan HMJ untuk proses rekrutmen anggota, apakah ada persyaratan mengenai minimum IPK bagi para pendaftar?, pertanyaan ini langsung dijawab oleh ketua HMJ Psi UNP, ia memaparkan bahwa persyaratan yang diberikan oleh mahasiswa yang ingin mendaftar sangat standar, diantaranya lulus serangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru yang diadakan oleh mereka, persyaratan mengenai IPK tidak menjadi salah satu pertimbangan mereka. Pertanyaan yang diberikan diberikan kembali kepada BEM KEMA Psi UPI, dan langsung dijawab mengenai proses rekrutmen BEM KEMA Psi UPI yang rupanya  kurang lebih sama dengan HMJ Psi UNP.

            Diskusi antar kedua ormawa ini berjalan dengan baik, kedua belah pihak saling memberikan pertanyaan dan jawaban, ketika ditanya mengenai hambatan dan keduanya ternyata memiliki hambatan yang sama yaitu peralihan program kerja dari offline menjadi online serta kendala biaya, kedekatan keanggotaan dan kendala lainnya. Sehubung dengan ini kendala biaya menjadi kendala yang paling dipertanyakan oleh HMJ Psi UNP kepada BEM KEMA Psi UPI, pada hal ini BEM KEMA Psi UPI memberikan kesempatan kepada Biro Perekonomian BEM KEMA Psi UPI untuk memberikan solusi sesuai yang telah dijalankan misal usaha-usaha apa yang dilakukan oleh Biro Perekonomian untuk menghasilkan uang dan bagaimana cara memasarkannya, kedua belah pihak saling memberikan solusi.

            Pada kesempatan ini kedua ormawa telah bersepakat untuk saling bekerjasama jangka panjang dalam menjalankan program kerja masing-masing dari tiap ormawa, yang paling menjadi headline utama adalah kerjasama di bidang publikasi. Hal ini memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak dalam menyebarluaskan informasi. Di akhir juga disampaikan mengenai rancangan untuk membentuk forum bagi ketua ormawa Universitas ex-IKIP agar saling menjalin hubungan dan kerjasama. Diskusi dan tanya jawab berlangsung cukup panjang, namun sayangnya harus ditutup mengingat waktu yang telah menunjukkan pukul 22.00 WIB, diskusi juga disebutkan akan berlanjut secara personal masing-masing ketua atau membuka forum selanjutnya pada waktu lain. forum ditutup oleh moderator yang juga selaku pembimbing HMJ Psi UNP.