
Bandung, 20 November 2025 – Pada tanggal 30 Oktober 2025, telah dilaksanakan Lomba Debat Se-FIP sebagai rangkaian kegiatan PGSD Fest 2025. Dalam ajang ini, Program Studi Psikologi UPI mengirimkan satu tim perwakilan yang terdiri dari tiga mahasiswa angkatan 2023, yaitu Yazid Ulwan, Sabrina Fajar, dan Ahmad Fath. Tim Psikologi UPI berhasil meraih Juara 1, mengungguli berbagai tim dari program studi lain di lingkungan FIP.
Lomba debat yang diselenggarakan di Auditorium WB Lantai 3 ini berlangsung dalam beberapa ronde, mulai dari penyisihan hingga babak final. Tim Psikologi berhadapan dengan perwakilan dari Teknologi Pendidikan, Bimbingan Konseling, serta dua tim dari PGSD. Pola kompetisi menggunakan sistem tiga pembicara: Sabrina sebagai Pembicara 1, Fathi sebagai Pembicara 2, dan Yazid sebagai Pembicara 3. Setiap tim diposisikan sebagai pihak pro atau kontra sesuai mosi yang berganti di tiap ronde.

Tema besar kompetisi berfokus pada transformasi digital dalam dunia pendidikan, dengan mosi yang menuntut peserta untuk menjelaskan argumentasi yang kritis, strategis, dan berbasis data.
Sabrina Fajar menceritakan bahwa keikutsertaannya bermula dari ajakan Yazid setelah informasi lomba disebarkan di grup angkatan. “Awalnya aku menolak karena sedang sangat hectic. Tapi Yazid bilang kami ikut untuk cari pengalaman dan melihat suasana lomba debat itu seperti apa. Akhirnya aku setuju dan mengajak Fath yang juga punya latar belakang debat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa suasana debat memberikan tantangan tersendiri. “Awal masuk lomba deg-degan, tapi begitu debat berjalan, rasanya seru dan jadi nostalgia masa SMA.”
Dari sisi lain, Yazid Ulwan menyampaikan bahwa motivasinya mengikuti lomba berasal dari keinginan mencoba pengalaman baru. “Aku lagi cari lomba, terus lihat ada lomba debat di grup FIP. Walaupun belum pernah ikut debat sebelumnya, aku merasa bisa ngomong, jadi aku coba saja,” tuturnya. Yazid mengakui bahwa persiapan mereka tidak maksimal. Namun, performa tim justru meningkat di setiap babak.

“Di penyisihan sempat gugup. Tapi setelah meyakinkan diri sendiri, rasanya lebih tenang. Aku terbantu banget sama Bina dan Fath. Meski persiapan sedikit, performa kami naik terus sampai akhirnya bisa juara,” tambahnya.
Keberhasilan Tim Psikologi UPI meraih Juara 1 menjadi bukti kemampuan argumentasi, kerja sama, dan ketangguhan mereka dalam kompetisi yang intens dan penuh dinamika. Kemenangan ini disambut dengan rasa bangga dan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim.
Para peserta menyampaikan harapan untuk dapat kembali berpartisipasi dalam kompetisi serupa ke depannya. “Kalau ada kesempatan lagi, aku pengin ikut lagi,” tutup Yazid.
Prestasi ini menunjukkan komitmen Program Studi Psikologi UPI dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi, dan berpikir kritis melalui berbagai kegiatan kompetitif.
Penulis: Gwyneth