Dukung Pengembangan Kompetensi, Psikologi UPI Adakan Sosialisasi Magang untuk Mahasiswa 2023

Bandung, 26 November 2025 – Program Studi Psikologi UPI telah melaksanakan sosialisasi terkait pelaksanaan magang bagi angkatan 2023 pada 25 November 2025 di Auditorium FIP B Lantai 10. Penyampaian informasi terkait magang disampaikan oleh Bpk. Farhan Zakariyya S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Sekretaris Program Studi Psikologi dan Ibu Ita Juwitaningrum, S.Psi., M.Pd. selaku dosen yang bertanggung jawab dalam kegiatan magang. 

Bpk Farhan menyampaikan bahwa setelah melalui berbagai pertimbangan akademik, pimpinan memutuskan bahwa pelaksanaan magang akan dipindahkan ke semester 6. Kebijakan ini diambil karena mahasiswa angkatan 2023 umumnya hanya menyisakan 7–11 SKS sehingga peluang untuk menyelesaikan studi tepat waktu menjadi lebih besar. Dengan skema baru ini, mahasiswa di semester 7 dapat lebih fokus menyelesaikan mata kuliah tersisa, mata kuliah seminar, serta memulai proses penyusunan skripsi.

Dalam penjelasannya, pihak prodi juga menekankan bahwa penyelesaian Seminar yang lebih cepat dapat mempercepat proses penerbitan SK pembimbing skripsi. Hal ini memberikan keuntungan tambahan bagi mahasiswa karena dapat memulai pengambilan data lebih awal pada semester 8.

Prodi turut menjelaskan bahwa format magang yang digunakan adalah magang mandiri, sesuai arahan universitas untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada seluruh mahasiswa. Persyaratan umum meliputi IPK minimal 2.5, penyelesaian minimal 80% SKS, serta komitmen menjalani magang secara penuh waktu setara 40 jam per minggu selama 5–6 bulan. Mahasiswa juga diwajibkan menyusun logbook harian dan laporan akhir sesuai ketentuan prodi.

Mahasiswa dianjurkan mulai mencari informasi tempat magang sejak dini, baik melalui media sosial maupun sumber lain yang kredibel. Prodi mengingatkan bahwa tempat magang idealnya merupakan lembaga resmi seperti PT, CV, instansi pemerintah, atau organisasi berbadan hukum lainnya. Selain itu, mahasiswa dihimbau memilih tempat magang yang memberikan kesempatan untuk menerapkan kompetensi psikologi, bukan sekadar tugas administratif.

Terkait beberapa bidang seperti sekolah atau rumah sakit, prodi menekankan bahwa kegiatan magang mahasiswa harus sesuai dengan peran asisten psikolog dan tidak diperkenankan menggantikan posisi guru, terapis, atau profesi lainnya. Mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga nama baik pribadi, prodi, dan universitas selama melaksanakan magang. Etika kerja, komunikasi profesional, serta komitmen terhadap durasi dan tugas magang menjadi aspek penting yang ditekankan dalam sosialisasi ini.

Sosialisasi ditutup dengan penekanan bahwa magang merupakan pengalaman nyata yang menuntut kedisiplinan, kesiapan mental, serta kemampuan beradaptasi dengan ritme kerja profesional. Program Studi Psikologi UPI berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan pada pertemuan berikutnya di bulan Desember, sekaligus menegaskan bahwa proses ini dilakukan demi membuka peluang terbaik bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studinya tepat waktu.

Penulis: Gwyneth & Nirmala