Menghentikan Perundungan di Sekolah

Dr. Sri Maslihah: Bullying Bisa Berakibat Fatal Bagi Korban

Psikolog, Dr. Sri Maslihah, M.Psi., turut menyuarakan keprihatinannya atas kasus bullying yang merenggut nyawa seorang siswa SMK di Bandung Barat dan depresi yang dialami siswa SMP di Bandung akibat penolakan teman sekelasnya. Menurutnya, bullying dapat meninggalkan trauma mendalam bagi korban, bahkan berakibat fatal seperti depresi dan keinginan untuk bunuh diri.

Dr. Sri Maslihah menjelaskan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan individu atau kelompok dengan kekuatan lebih besar kepada individu atau kelompok yang lebih lemah. Hal ini dapat dilakukan secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui internet (cyberbullying).

Dampak bullying pada korban sangatlah kompleks. Korban dapat mengalami trauma emosional, kecemasan, depresi, bahkan sampai keinginan untuk bunuh diri. Dalam beberapa kasus, bullying juga dapat berakibat pada penurunan prestasi belajar dan kesehatan fisik korban.

Dr. Sri Maslihah menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mencegah dan menangani kasus bullying. Orang tua perlu menjalin komunikasi yang terbuka dengan anak dan memperhatikan tanda-tanda perubahan perilaku anak yang mungkin menunjukkan bahwa mereka sedang menjadi korban bullying.

Guru juga perlu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua murid. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan berbagai program anti-bullying di sekolah, seperti edukasi tentang bahaya bullying, pelatihan bagi guru untuk mengenali dan menangani kasus bullying, serta menyediakan layanan konseling bagi korban bullying.

Dr. Sri Maslihah juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak meremehkan kasus bullying. Bullying adalah masalah serius yang harus segera diatasi. Diperlukan upaya kolektif dari berbagai pihak, termasuk orang tua, guru, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying.

Berikut beberapa poin penting dari pernyataan Dr. Sri Maslihah:

  • Bullying dapat meninggalkan trauma mendalam bagi korban.
  • Dampak bullying pada korban sangatlah kompleks.
  • Orang tua dan guru perlu proaktif dalam mencegah dan menangani kasus bullying.
  • Guru perlu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua murid.
  • Masyarakat tidak boleh meremehkan kasus bullying.
  • Bullying adalah masalah serius yang harus segera diatasi.

Mari kita bersama-sama tolak bullying dan ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua anak.

Ingat, bullying bukan hal yang sepele!

SUMBER: PIKIRAN RAKYAT, Jumat, 21 Juni 2024