Install This Key For Mentally Healthy Holiday

By: Deva Nurpajriah

Hai, kema!!

Liburan adalah hal yang menyenangkan dan paling dinantikan teman-teman mahasiswa  bukan? Setelah lelah  melewati segala  susah  dalam mengarungi lika-liku perjalanan di dunia perkuliahan. Dengan liburan kita bisa mengistirahatkan tubuh dan merilekskan pikiran sehingga otak mendapatkan kesempatan untuk bersantai dan pulih kembali. Hal ini sejalan dengan pendapat [Smith, 2020] dalam jurnalnya yang berjudul “The Benefits of Vacation for Mental and Physical Health” yang menyatakan bahwa “Liburan dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan mood, dan meningkatkan fungsi kognitif.”

“Tapii.. kenapa saat liburan tiba aku menjadi tambah malas dan merasa kesehatan mentalku juga menjadi tidak baik-baik saja?” Kata seseorang yang tidak mengetahui tujuan liburannya.

Menurut  penelitian Owens, et al., 2018, Selama liburan,  remaja cenderung tidur lebih lama dan lebih larut malam, serta mengalami lebih banyak gejala depresi dan kecemasan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik, aktivitas sosial dan penggunaan gadget berlebih karena tidak adanya struktur kegiatan yang mengakibatkan mereka bosan akan perubahan kegiatan yang sebelumnya terjadwal menjadi tidak memiliki jadwal.

“ Lalu apa yang bisa dilakukan agar liburan kita bisa lebih bermakna dan sehat mental?”

Install this key systems  for a more mentally healthy holiday!

  • a system of gratitude
  • a system of enjoying this moment
  • a system of expansion

a system of gratitude (SRS – Sistem rasa syukur)

SRS  dapat membawa dampak baik untuk kesehatan mental terutama jika diterapkan saat libur akademik. Dengan rasa syukur kita akan terbawa pada momen saat ini dan berusaha menikmati segala hal yang terjadi dalam kehidupan ini.

a system of enjoying this moment (Sistem untuk menikmati momen saat ini)

Sistem ini membawa kita kepada situasi  hadir penuh sadar utuh, bagaimana diri bisa bahagia atas momen yang sedang dijalaninya, kita bisa melatih untuk memusatkan perhatian kita dengan sesederhana mengecap, mencium, menyentuh dan merasakan objek terdekat kita, kita juga bisa melakukan meditasi, apresiasi sensori seperti memperhatikan warna langit, mendengar suara dedaunan tertiup angin dan merasakan kehangatan matahari yang menyentuh kulit.

a system of expansion (Sistem Ekspansi) 

Untuk berkembang dan mencapai potensi, kita memerlukan yang namanya sistem ekspansi yang terdiri dari berbagai  konteks termasuk pengembangan diri dan pengembangan sosial, di waktu liburan akademik kita bisa meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan kemampuan diri tentu setelah kita mengenal diri  dan tujuan apa yang ingin kita capai, setelah memiliki tujuan kita baru bisa memulai langkah apa yang dapat mendukung kita pada tercapainya tujuan tersebut, untuk mencapai sebuah tujuan tentu kita membutuhkan dukungan sosial maka gabunglah ke dalam sebuah komunitas maupun lingkungan pertemanan yang akan membawa pengaruh positif dalam kehidupan kita.

Bionarasi

Deva Nurpajriah adalah seorang mahasiswi Psikologi di Universitas Pendidikan Indonesia angkatan tahun 2022, yang lahir di Karawang pada tanggal 5 Agustus 2003. Sejak kecil, Deva memiliki minat yang besar dalam dunia literasi dan seni. Ia gemar menuangkan perasaannya ke dalam tulisan, yang menjadi salah satu cara favoritnya untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan dunia. Selain itu, ia juga gemar membaca berbagai jenis buku dan menonton film sebagai sumber inspirasi dan hiburan.

Untuk mengikuti perjalanan dan kegiatan sehari-harinya, Anda bisa mengunjungi akun Instagram @pajeulia_deva.