Panggung Penuh Makna dan Cerita: Seni Kabaret Warnai Momen Spesial Dies Natalis Psikologi UPI Ke-21

Sumber Dokumentasi: Panitia Dies Natalis

Bandung, 23 Oktober 2025 – Pertunjukkan dari tim Kabaret Prolog juga turut mewarnai perayaan Dies Natalis Psikologi UPI ke-21. Tema yang diangkat dalam cerita ini yaitu from zero to hero, yang sejalan dengan tema perayaan Dies Natalis Psikologi UPI 2025: “SPARK: Shaping of Psychology: A Renewal Knowledge”

Pada sesi 2 yang dilaksanakan di Auditorium Lt. 3 FIP Lama, pertunjukkan Kabaret menjadi penutup acara Dies Natalis tahun 2025. Pertunjukan kabaret ini menceritakan kisah seorang kakak yang berusaha sekuat tenaga untuk membuat adiknya bahagia. Cerita dimulai ketika sepatu sang adik rusak, ia meminta sang kakak untuk memperbaikinya ke tukang sol sepatu. Dalam perjalanan, sang kakak dihadang oleh dua pengganggu lokal, yang menyebabkan sepatu tersebut hilang.

Sumber Dokumentasi: Panitia Dies Natalis

Tidak putus asa, sang kakak terus mencari sepatu itu dan akhirnya berhasil membawanya kembali ke adiknya. Namun, adiknya justru merasa marah dan malu dengan kondisi yang kakaknya alami. Sang kakak tidak menyerah, ia mengikuti lomba lari di lingkungan tempat tinggalnya untuk mengumpulkan uang untuk membeli sepatu baru. Meskipun lomba ini penuh rintangan dan tantangan, tetapi sang kakak berhasil meraih juara 3.

Di akhir pertunjukan, sang kakak menunjukkan bahwa ia berhasil mendapatkan juara kepada adiknya. Sang adik pun merasa bersalah atas sikapnya terhadap sang kakak. Akhirnya keduanya berdamai dan berpelukan, cerita ini ditutup dengan momen haru dan penuh kebersamaan. Pesan yang disampaikan dalam cerita ini yaitu tentang usaha, pengorbanan, dan pentingnya ikatan keluarga.

Selama pertunjukan berlangsung, suasana di dalam ruangan terbawa oleh alur cerita kabaret, dengan momen-momen sedih, haru, bangga, lucu, tegang, penuh antisipasi, dan gelak tawa yang membuat penonton ikut merasakan setiap emosi yang ditampilkan. Selain adegan cerita, pertunjukan kabaret ini juga menampilkan musikal yang menghidupkan alur cerita. Setiap adegan musikal yang diikuti dengan penampilan tarian yang energik membuat penonton semakin bersemangat dan terbawa ke dalam suasana panggung. 

Penampilan kabaret ini menjadi penutup yang meriah dari rangkaian acara Dies Natalis Psikologi UPI ke-21. Semoga momen ini tidak hanya menguatkan rasa cinta kita terhadap Psikologi UPI, tapi juga menjadi kenangan indah yang kita bawa bersama. Sampai jumpa di Dies Natalis Psikologi UPI berikutnya, KeMa!

Penulis: Nirmala