
Bandung, 27 November 2025 – Ruang Sumber Psikologi FIP UPI kembali melaksanakan kegiatan tadarus buku pada hari Rabu, 05 November, 12 November, dan 19 November 2025. Kegiatan yang bertajuk [e~KTP] “Eee… Kawan Tadarus Psikologi” pada tiga pekan itu merupakan kelanjutan dari tadarus buku pada tahun sebelumnya yang terhenti sebentar. Pada seri tadarus kali ini, pelaksanaan [e-KTP] didukung oleh RSP (Ruang Sumber Psikologi) memilih buku berjudul “Perang dalam Diri Manusia” karya Erich Fromm – seorang tokoh psikoanalis dan filsuf humanis asal Jerman.
Kegiatan tadarus buku “Perang dalam Diri Manusia” dilakukan secara bergantian. Setiap mahasiswa akan mendapatkan giliran untuk membaca, sementara peserta lain menyimak. Sesekali, Pak MIF memberikan penjelasan terkait kutipan atau bagian penting dari buku tersebut. Penjelasan yang diberikan membuat mahasiswa lebih mudah memahami konteks serta makna yang ingin disampaikan penulis. Suasana tadarus buku berlangsung fokus, namun tetap hangat dan santai. Sesekali kegiatan ini diselingi canda ringan, diskusi interaktif, serta momen-momen akrab yang membuat mahasiswa merasa nyaman, saling mengenal sehingga menjadi lebih dekat satu sama lain. Kegiatan tadarus buku ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi, berdiskusi, dan saling bertukar pandangan dalam suasana yang santai.


Buku “Perang dalam Diri Manusia” karya Erich Fromm membahas penyebab mengapa manusia bisa menjadi destruktif, kejam, atau penuh kekerasan dan apakah kecenderungan itu bawaan atau hasil lingkungan. “Perang” yang dimaksud Erich Fromm adalah konflik batin antara dorongan manusia untuk hidup dan berkembang dengan dorongan untuk merusak.
Melalui buku ini, dapat diketahui bahwa sifat destruktif manusia bukan bawaan lahir, tetapi muncul dari kondisi psikologis dan lingkungan yang tidak sehat. Erich Fromm menunjukkan bahwa konflik utama manusia terjadi di dalam diri, antara dorongan untuk mencinta dan berkembang dengan dorongan untuk merusak. Erich Fromm menekankan bahwa manusia dapat berkembang secara lebih humanis bila berada dalam lingkungan yang adil, sehat, dan penuh dukungan.
Penulis: Nirmala & Gwyneth
Editor: Pak MIF Baihaqi
Foto: Pak MIF Baihaqi