Mahasiswa Psikologi UPI, Sheryl Ghefira Hakim Raih Juara 1 Mahasiswa Berprestasi FIP 2025

Bandung, 4 Desember 2025 – Mahasiswa Program Studi Psikologi UPI, Sheryl Ghefira Hakim terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) Fakultas Ilmu Pendidikan UPI. Usai menerima gelar tersebut, Sheryl mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang karena seluruh proses seleksi yang panjang akhirnya terbayar, terlebih setelah mendapat banyak dukungan dari lingkungan sekitar. Di sisi lain, Sheryl juga merasa terkejut karena tidak menyangka dapat terpilih di tengah banyaknya peserta berprestasi lainnya. 

Bagi Sheryl, gelar Mahasiswa Berprestasi bukan hanya sekadar title, tetapi bentuk tanggung jawab dan apresiasi. Ia melihat pencapaian ini sebagai simbol kepercayaan dari Prodi dan Fakultas, sekaligus penghargaan atas kerja keras yang telah ia lakukan sejak awal masa kuliah. Sheryl juga menyebut bahwa gelar ini menjadi bentuk apresiasi bagi orang-orang terdekatnya orang tua, teman, serta para dosen yang selalu mendukung dan membuka peluang baginya untuk berkembang.

Perjalanan Sheryl menuju gelar MAPRES berawal dari konsistensinya merencanakan target sejak tahun pertama kuliah. Ia aktif mengikuti organisasi, kepanitiaan, dan kegiatan volunteer, hingga akhirnya mampu berpartisipasi dalam berbagai lomba, konferensi, dan program exchange. Berdasarkan rangkaian aktivitas dan prestasinya, Prodi Psikologi memilih tiga mahasiswa sebagai perwakilan dan Sheryl menjadi salah satunya. Pada seleksi tingkat fakultas, ia mengikuti penilaian capaian unggulan yang mencakup prestasi, penghargaan, sertifikasi, hak cipta, serta publikasi. Selain itu, ada penilaian karya tulis ilmiah, poster, dan presentasi, yang semuanya disampaikan dalam bahasa Inggris. Dari rangkaian penilaian tersebut, Sheryl meraih Juara 1 PILMAPRES tingkat fakultas.

Menjalani proses seleksi bukan hal yang mudah di tengah padatnya jadwal semester lima serta berbagai tanggung jawab organisasi. Namun, berkat dukungan orang tua, teman dekat, dan kakak tingkat yang pernah mengikuti PILMAPRES serta komitmennya untuk membawa nama prodi dan mewakili teman-teman yang juga berprestasi, turut menguatkan tekadnya untuk terus melanjutkan proses hingga akhir.

Sheryl juga menyampaikan bahwa salah satu pengalaman paling berkesan yang ia rasakan yaitu ketika mengikuti Youth Leadership Exchange And Conference di Singapura dan Malaysia pada awal tahun 2025. Di tengah padatnya jadwal kuliah, kegiatan organisasi dan lomba, serta tanggung jawab sebagai ketua kelompok, ia berhasil melalui itu semua melalui konsistensi dan kerja keras. Baginya, pengalaman tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran baru, tetapi juga membuatnya semakin mengenal diri sendiri dan merasa bersyukur atas proses yang ia jalani.

Dalam perjalanan akademik dan non-akademiknya, Sheryl berpegang pada prinsip “if you never try, you’ll never know.”. Baginya, mencoba adalah bentuk keberanian, dan kegagalan bukan sesuatu yang memalukan. Ia percaya bahwa selama seseorang berusaha, akan selalu ada pembelajaran yang didapat, bahkan ketika hasilnya tidak sesuai harapan. 

Bagiku, kegagalan bukan sesuatu yang memalukan atau menyedihkan. Ketika gagal itu berarti aku sedang menghabiskan jatah gagal ku. Karena itu, cobalah sebanyak mungkin selagi masih ada kesempatan” ujarnya.

Kedepannya, Sheryl berharap dapat bertanggung jawab atas setiap perjalanan yang ia pilih, sekaligus belajar untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, menghargai diri sendiri, dan menyeimbangkan tanggung jawab dengan kesejahteraan pribadi.

Sheryl menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prodi Psikologi UPI dan FIP UPI yang telah menjadi ruang berkembang untuknya. Ia merasa mendapatkan banyak dukungan dan kesempatan untuk bertumbuh. Menurutnya, PILMAPRES menjadi wadah penting bagi mahasiswa berprestasi untuk menunjukkan potensi, sekaligus memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan memberi dampak positif. Baginya, pengalaman ini adalah kesempatan yang sangat berharga. Ia merasa terhormat dapat mewakili Prodi dan Fakultas untuk maju ke tahap PILMAPRES tingkat Universitas. Ia berharap bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan optimal, serta Ia pun memohon doa dan dukungan dari para dosen dan teman-teman di Prodi maupun Fakultas, agar dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi PILMAPRES tingkat Universitas dengan lancar dan baik.

Menutup sesi wawancara, Sheryl menyampaikan pesan bagi mahasiswa lain agar tetap berani mengejar peluang dan terus mengembangkan diri. Ia menekankan bahwa perjalanan setiap orang unik, namun semua orang memiliki peluang yang sama untuk bertumbuh jika mau mengambil kesempatan dan bekerja konsisten. Sebagai seseorang yang senang melihat mahasiswa lain mendapatkan prestasi, produktif, dan berkembang, Sheryl berharap semangat untuk terus berkembang ini bisa menjadi dorongan yang saling menguatkan di lingkungan kampus.

Ia mendorong mahasiswa untuk mempercayai kemampuan diri sendiri serta menghargai setiap proses pembelajaran yang sedang dijalani, termasuk saat menghadapi kegagalan atau penolakan.

“Percayalah pada diri sendiri dan pada apa yang sedang kalian upayakan. Setiap proses itu membentuk kita. Ketika satu pintu tertutup, akan selalu ada pintu lain yang terbuka.” ujarnya memberi semangat.

Penulis: Nirmala & Gwyneth