
Bandung, 10 Desember 2025 — Dua dosen Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu Bapak Muhammad Ariez Musthofa, S.Ag., M.Si. dan Bapak Muhamad Arif Saefudin, S.Psi., M.A., berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk Digital Psychology: Introducing and Exploring in Indonesia yang diselenggarakan di BINUS Bandung pada tanggal 10 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan pakar nasional dan internasional untuk membahas perkembangan psikologi digital, inovasi penelitian, serta penerapannya dalam berbagai sektor industri dan kesehatan.
Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang berisi sambutan dari perwakilan panitia, Dekan Faculty of Humanities, serta Campus Director BINUS Bandung. Sesi pembukaan ini juga dihadiri oleh para narasumber utama yaitu Dr. Esther Widhi Andangsari, M.Psi., Psikolog; Dr. Elisa Carolina Marion, S.S., M.Si; dan Dr. Johan M. Kerta, S.Kom., M.M.
Seminar kemudian memasuki Keynote 1 yang disampaikan oleh Vinorra Shaker, Ph.D. dari Asia Pacific University (Malaysia), membahas perkembangan identitas digital, cyberpersona, serta dampaknya terhadap konsep diri dan autentisitas di era avatar dan filter digital—isu yang sangat relevan bagi remaja dan dewasa muda Indonesia. Sesi berikutnya disampaikan oleh Dr. Teguh Widhi Harsono, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PLN NP, yang membagikan praktik terbaik dalam penyelarasan perilaku manusia dengan kemajuan teknologi digital di lingkungan kerja.
Setelah sesi tanya jawab dan foto bersama narasumber, acara berlanjut ke parallel session yang membahas topik-topik terapan psikologi digital. Peserta mendapatkan pemaparan mengenai intervensi psikologis berbasis teknologi, pengalaman penerapan psikologi digital di sektor perbankan dan kesehatan, hingga diskusi mengenai masa depan riset psikologi digital yang melibatkan BRIN dan bidang ilmu komputer.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Digital Psychology Expo, di mana peserta mengunjungi pameran poster dan produk riset terkait inovasi psikologi digital. Setelah waktu istirahat, sepuluh finalis Student’s Competition mempresentasikan karya terbaik mereka dalam bidang psikologi digital. Acara ditutup dengan pengumuman pemenang kompetisi poster oleh Wella Jayanti, S.Psi., M.A., disertai sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.
Partisipasi Bapak Ariez dan Bapak Arif dalam seminar ini menjadi langkah penting bagi Prodi Psikologi UPI untuk memperluas jejaring akademik, memperbarui wawasan terkait perkembangan ilmu psikologi digital, serta mengintegrasikan pengetahuan tersebut ke dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen UPI untuk terus mengikuti kemajuan keilmuan di era teknologi yang terus berkembang.
Penulis: Gwyneth & Nirmala