Dosen Psikologi UPI Berpartisipasi dalam Simposium Internasional “Beyond the Screen: Rethinking Media and Violence” yang Diselenggarakan oleh UGM dan Universiteit Leiden

Bandung, 11 Desember 2025 — Salah satu dosen Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia, Bapak Farhan Zakariyya, S.Psi., M.Psi., Psikolog, berpartisipasi dalam Simposium dan Diseminasi Riset Internasional bertema “Beyond the Screen: Rethinking Media and Violence”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), Fakultas Psikologi UGM, yang bekerja sama dengan Universiteit Leiden, pada 11–12 Desember 2025 dan dapat diikuti secara daring melalui Zoom.

Simposium internasional ini menghadirkan para pakar global dalam bidang psikologi, media, dan studi kekerasan, di antaranya Dr. Olga Bogolyuba (Leiden University), Haidar Buldan Thontowi, Ph.D. (UGM), dan Prof. dr. Marieke C.A. Liem (Leiden University). Sesi hari pertama dibuka dengan keynote mengenai kekerasan digital, narasi sejarah, dan pembacaan pola kekerasan global, sebelum berlanjut ke sesi presentasi paralel oleh peneliti dari berbagai institusi nasional maupun internasional.

Pada sesi presentasi riset paralel tersebut, Bapak Farhan turut mempresentasikan penelitiannya berjudul “The Effect of Just World Belief on Schadenfreude among University Students as Social Media Users.” Penelitian ini mengkaji bagaimana kepercayaan terhadap dunia yang adil (Just World Belief) berpengaruh terhadap kecenderungan schadenfreude, yaitu perasaan senang ketika melihat kesusahan orang lain, terutama dalam konteks interaksi di media sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kuat keyakinan seseorang bahwa dunia itu adil, semakin rendah kecenderungan mereka merasakan schadenfreude dalam konteks digital. Hal ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan literasi moral dan etika digital di kalangan mahasiswa.

Kegiatan simposium ini tidak hanya menjadi ruang berbagi hasil penelitian, tetapi juga forum akademik untuk mendiskusikan berbagai fenomena kekerasan kontemporer yang muncul dari media digital, konteks budaya, dinamika kelompok, hingga pengalaman individual. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan baru dan potensi kolaborasi riset lintas negara.

Partisipasi Bapak Farhan dalam simposium internasional ini menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring akademik dan memperkuat kontribusi Program Studi Psikologi UPI dalam perkembangan ilmu psikologi, khususnya pada isu-isu kekerasan digital dan perilaku masyarakat di era teknologi.

Penulis: Gwyneth & Nirmala